Profesor Brown Ungkap Penipuan AI Masif di Ujian
Judul asli: Professor denounces mass AI fraud on an exam at Brown
Mengapa Ini Penting
Kasus ini menandai krisis integritas akademik di universitas elit AS, menyoroti kebutuhan mendesak akan kebijakan AI komprehensif dalam pendidikan tinggi.
Profesor ekonomi Roberto Serrano dari Brown University menemukan bukti kuat bahwa minimal 50 mahasiswa menyontek menggunakan AI pada ujian tengah semester Maret di kelas ECON 1170. Ini adalah skandal terbesar di Brown dan seluruh Ivy League.
Professor Roberto Serrano, Harrison S. Kravis University Professor of Economics di Brown University, mendeteksi penipuan besar-besaran pada kelas ECON 1170, kursus tingkat lanjut matematika ekonomi. Minimal 50 mahasiswa diduga menggunakan kecerdasan buatan untuk menyontek pada ujian tengah semester Maret, menjadi skandal terbesar yang diketahui di Brown dan seluruh Ivy League, yang menghimpun delapan universitas swasta paling elit di Pantai Timur Amerika Serikat.
Saat melaporkan kasus ke pejabat tingkat tinggi Brown, Serrano menerima respons dingin. Presiden universitas tidak merespons, dan dekan baru berkomentar setelah Serrano membawa kasus ke Academic Code Committee, yang mengakui insiden tersebut sebagai 'wake-up call'. Serrano, ekonom kelahiran Madrid yang telah berada di Brown selama 34 tahun, menganggap respons itu tidak cukup. Dia menekankan bahwa integritas akademik adalah nilai yang perlu dipertahankan dan meminta debat publik luas tentang serius-nya masalah AI dalam pendidikan tinggi. Serrano dikenal sebagai salah satu pendukung utama penerapan game theory dalam analisis pasar, serta penerima berbagai penghargaan termasuk King of Spain Prize for Economics 2024.