Zenzap raih $44 Juta untuk chat AI pengganti WhatsApp

Judul asli: Zenzap raises $44M for its AI chat app that aims to replace WhatsApp in the workplace

Mengapa Ini Penting

Pasar alat komunikasi korporat masih terbuka bagi pemain mobile-first yang memenuhi standar IT.

Zenzap, aplikasi pesan AI untuk tempat kerja, mengumumkan pendanaan $44 juta dari Bessemer, Lightspeed, dan The Garage, dipimpin co-founder Guy Weiss pada Oktober 2026.

Zenzap didirikan pada 2022 oleh Guy Weiss bersama Noam Neumann dan Jonatan Bien. Aplikasi ini menyasar bisnis yang masih mengandalkan WhatsApp, Telegram, atau iMessage untuk koordinasi internal — praktik yang menurut Weiss tidak memenuhi standar kepatuhan IT perusahaan. 'Kamu tidak bisa menggunakan WhatsApp atau iMessage di tempat kerja dengan AI agent di atasnya karena tidak comply dengan IT,' kata Weiss kepada TechCrunch. Slack dan Microsoft Teams pun dianggap kurang cocok untuk pengguna mobile-first di lapangan. Paket gratis Zenzap mencakup chat grup, manajemen tugas, integrasi kalender, serta pencarian dan voice chat berbasis AI. Paket berbayar mulai $51 per bulan untuk hingga 20 pengguna, dengan fitur video call, pengurutan tugas cerdas, dan penyimpanan file lebih besar. Tersedia pula AI agent untuk otomasi alur kerja dan transkripsi voice note. Weiss sebelumnya bootstrap e-commerce platform StuccoMedia sejak 2012 dan menjualnya ke Market Group pada 2015. Ini pertama kalinya ia mengambil pendanaan eksternal, setelah Bessemer partner Adam Fisher meyakinkannya bahwa skala bisnis membutuhkan modal ventura. Investor individu turut hadir: Wix president Nir Zohar dan mantan GM EY Yoram Tietz.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →