Pi Balik Arah: MCP Kini Didukung
Judul asli: You Said No MCP
Mengapa Ini Penting
Pergeseran ini menunjukkan MCP makin sulit diabaikan oleh pengembang harness skala kecil sekalipun.
Earendil resmi mengintegrasikan MCP ke inti Pi setelah sebelumnya menolak terang-terangan protokol tersebut, karena perubahan teknis dan strategi pada 29 September 2026.
Earendil pernah memajang pernyataan di pi.dev bahwa Pi tidak mendukung MCP, bahkan pendiri Mario sempat menulis posting yang meremehkan protokol tersebut. Kini posisi itu berbalik: MCP resmi masuk ke inti Pi.
Alasan utamanya bukan sekadar MCP yang berevolusi, tapi karena perubahan arsitektur yang dibutuhkan MCP ternyata juga berguna secara umum — termasuk mempermudah penggunaan Jev di dalam Pi. Keduanya membutuhkan hal serupa: sandbox berupa interpreter.
Meskipun begitu, Earendil tidak bungkam soal kelemahan MCP. Masalah terbesar yang mereka sebut adalah komposabilitas — MCP masih sulit untuk disusun bersama. Banyak server MCP masih dirancang untuk harness yang sekadar melempar semua tool ke konteks dan mengoptimalkan efisiensi token lewat output teks.
Visi Earendil: MCP seharusnya lebih mirip OpenAPI dengan penemuan tool yang cerdas — tool mengembalikan data terstruktur, bukan teks mentah.
Integrasi ini juga dipicu kebutuhan teknis nyata: model LLM terbaru mendukung deferred tool loading, mid-conversation system messages, dan perubahan reasoning level. Tanpa metadata yang cukup, ekstensi MCP biasa tidak cukup untuk mengelola pengalaman itu. Earendil memilih terlibat langsung daripada menonton dari pinggir.