Statistik Palsu Buatan AI Dikutip ChatGPT dan Paper Akademik

Judul asli: Publish fake stats, get cited in LLMs

Mengapa Ini Penting

Eksperimen ini membuktikan celah verifikasi fakta di AI search yang berdampak nyata pada riset akademik dan keuangan.

Peneliti GEO membuat 50.000 statistik palsu seharga $50, lalu statistik itu dikutip ChatGPT, masuk paper akademik, dan dilink 330+ domain termasuk Shopify dan DHL.

Metehan Yesilyurt, peneliti GEO dari Peec AI, meluncurkan eksperimen berani: membeli domain baru (stateglobe.com), lalu mengisi 50.000 halaman statistik yang seluruhnya dibuat-buat menggunakan GPT-4.1 — tanpa memverifikasi satu angka pun. Total biaya: sekitar $50. Statistik-statistik itu mencakup topik SEO, e-commerce, social media, hingga teknologi web dari 200 negara, semuanya fiktif.

Hasilnya mengejutkan. Google mendeindeks situs tersebut hampir seketika setelah dua pembaruan algoritma. Tapi ChatGPT dan AI search lainnya tidak. Dalam tujuh bulan, situs itu mendapat lebih dari 10.000 sesi dari AI search. Lebih dari 330 domain — termasuk Shopify, Bluehost, dan DHL — turut menautkan ke situs tersebut. Yang paling mengkhawatirkan: angka-angka palsu itu muncul dalam sebuah paper akademik dan riset investasi sebuah bank.

Yesilyurt menjelaskan polanya: LLM yang menulis konten berbasis data sering mencari statistik untuk mengisi celah pengetahuan mereka. Situs statistik yang tampak otoritatif menjadi sumber ideal — tanpa verifikasi fakta. Eksperimen ini menunjukkan bahwa GEO (Generative Engine Optimization) tidak hanya soal muncul dalam jawaban AI, tapi juga soal apa yang terjadi setelah jawaban itu menyebar.

Sumber

peec.ai — Baca artikel asli →