Intero Biosystems Tawarkan Usus Mini Manusia untuk Uji Obat

Judul asli: Intero Biosystems wants drugmakers to test on mini human intestines, not animals

Mengapa Ini Penting

Pasar alternatif uji hewan tumbuh seiring tekanan regulasi FDA dan tingginya kegagalan uji klinis obat.

Startup Denver, Intero Biosystems, kembangkan organoid usus manusia sebagai alternatif uji coba hewan untuk industri farmasi. Dana pre-seed terkumpul $2,3 juta pada 2024.

Intero Biosystems, startup yang lahir dari University of Michigan dan bermarkas di Denver, menjual organoid usus manusia buatan laboratorium kepada perusahaan farmasi, biotek, pangan, dan kimia. Produk unggulannya, GastroScreen, adalah jaringan usus berukuran sekitar satu milimeter yang dikirim ke pelanggan sebanyak sekitar 100 unit per tabung.

Berbeda dari model sel sederhana, organoid Intero mengandung berbagai jenis sel dan jaringan usus manusia. Co-founder sekaligus CTO Madeline Eiken menjelaskan, "Sebagian besar obat gagal di uji klinis, dan kita bukan tikus maupun lapisan sel datar."

Selain menjual organoid, perusahaan juga menyediakan bahan pendukung seperti campuran nutrisi sel dan bahan kimia eksperimen, serta menjalankan studi khusus bagi pelanggan—mulai dari desain eksperimen hingga penyampaian data hasil uji.

Didirikan tahun 2024, Intero kini memiliki tujuh karyawan dan hampir 10 pelanggan. Dari kuartal keempat tahun lalu hingga kuartal ketiga tahun ini, perusahaan mencatat pendapatan lebih dari $400.000. Minat terhadap alternatif uji hewan juga terdorong kebijakan FDA yang pada April tahun lalu mengumumkan rencana pengurangan ketergantungan pada uji hewan dalam pengembangan obat.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →