Tukang Troling AI Kini Diincar Lab-Lab Besar

Judul asli: He Trolls AI Labs for a Living. Now They All Want to Work With Him

Mengapa Ini Penting

Kreator independen kini punya leverage nyata atas narasi produk AI senilai miliaran dolar.

OpenAI, Anthropic, dan SpaceXSI mendekati Matt Husk, kreator dengan 2 juta pengikut yang viral karena mempermalukan chatbot di TikTok, Instagram, dan YouTube.

Matt Husk memulai kariernya bukan dari dunia teknologi, melainkan dari pekerjaan lansekap. Setahun lalu, kehabisan ide konten, ia merekam dirinya meminta ChatGPT merespons skenario bom nuklir. Jawaban model—'I'm rooting for you'—ia anggap tidak berguna sama sekali, dan klip itu menjadi awal dari serangkaian video viral.

Kini Husk punya 2 juta pengikut gabungan dan kontrak dengan agensi talenta Unicorn. Di panggung WIRED World Fair, ia mengungkap bahwa semua perusahaan AI besar telah menghubunginya. xAI, milik Elon Musk yang kini bergabung dalam SpaceXSI, disebut menawarkan pinjaman Tesla seminggu asalkan Husk membuat konten eksklusif untuk mereka.

OpenAI pun tak ketinggalan—menawarkan kolaborasi video dengan bayaran yang Husk anggap terlalu kecil ('The smallest amount,' katanya), lalu mengirim tawaran hadiah sambil meminta alamat rumahnya. Dua kali, Husk menolak. Perusahaan juga menawarkan akses awal ke perbaikan bug timer yang terkenal—bug yang diakui Sam Altman sendiri di podcast Mostly Human sebagai 'known issue' selama setahun ke depan—dengan syarat Husk menyerahkan akun-nya. Ia menolak lagi.

Video-video Husk menguji klaim AI labs bahwa model mereka mampu menangani tugas sehari-hari. Dalam satu video, ia meminta AI menegosiasikan harga roti di Craigslist dari $10.000 menjadi $5. ChatGPT menyetujui harga $400.

Sumber

wired.com — Baca artikel asli →