Ford Luncurkan 'Janji Privasi' Soal Data Pengguna
Judul asli: Ford launches a ‘privacy promise’ and explains how and why it uses customer data
Mengapa Ini Penting
Industri otomotif terkoneksi hadapi tekanan regulasi dan kepercayaan konsumen yang kian ketat.
Ford umumkan 'privacy promise' pada 2 November 2026, berkomitmen menjaga data kendaraan pelanggan dan memberi kontrol penuh atas data yang dibagikan.
Ford meluncurkan apa yang disebutnya sebagai 'privacy promise' — sebuah komitmen eksplisit untuk melindungi data kendaraan pelanggan dan memberi mereka kendali atas informasi yang dibagikan. Bersamaan dengan itu, Ford membuka situs edukasi khusus yang menjelaskan bagaimana, di mana, dan mengapa data pelanggan digunakan, sekaligus memandu cara mengubah pengaturan privasi tersebut.
Langkah ini diambil menjelang peluncuran generasi baru kendaraan terkoneksi Ford yang dibangun di atas platform 'universal electric vehicle' mereka. Chief Privacy Officer Ford, Kristin Jones, menyatakan: 'Saya pribadi pikir sangat penting bagi kami untuk menjelaskan dengan jelas praktik data kami kepada pelanggan, dan tidak hanya itu, tapi juga membuat komitmen kepada mereka.'
Konteks industri turut memengaruhi langkah ini. Survei internal Ford terhadap 1.000 konsumen menunjukkan 91% menyebut privasi data sebagai pertimbangan utama, sementara hanya 14% yang mengaku benar-benar paham data apa saja yang dikumpulkan kendaraan mereka. General Motors sebelumnya tersandung kasus serupa — berakhir dengan settlement senilai $220 juta dengan 36 negara bagian AS pekan lalu akibat menjual data pelanggan ke pihak ketiga secara diam-diam.