Dua Mobil Otonom Tabrakan di 155 mph di Imola
Judul asli: 2 Driverless Cars Crashed Going 155 mph. That Could Be a Good Thing
Mengapa Ini Penting
Kegagalan di kecepatan tinggi memberi data nyata untuk keamanan kendaraan otonom.
Dua dari lima mobil tanpa pengemudi tabrakan di 249 km/jam di tikungan Rivazza, Sirkuit Imola, Italia, dalam balapan A2RL. Hanya dua mobil berhasil finis.
Abu Dhabi Autonomous Racing League (A2RL) menggelar balapan perdananya di luar kandang — Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari di Imola, Italia — dan hasilnya dramatis. Mobil PoliMove menghantam kendaraan Unimore yang melambat di tikungan Rivazza, bagian terakhir sirkuit yang terkenal sulit bahkan bagi pembalap Formula 1 berpengalaman. Tidak ada korban jiwa karena tidak ada pengemudi di dalam mobil.
Dari lima mobil yang start di babak final, hanya dua yang finis. Kinetiz dari UAE meraih posisi pertama, disusul Constructor Racing dari Jerman. PoliMove finis ketiga meski mobilnya rusak parah dan harus diganti untuk upacara podium. TUM — juara dua kali sebelumnya — mundur sejak lap formasi akibat masalah rem. Tim-tim peserta hanya punya sembilan hari uji coba fisik, dalam kondisi cuaca yang mencakup hujan dan hujan es.
Nicola Palarchi, direktur teknik Aspire selaku pendiri A2RL, menegaskan alasan memilih Imola: "Karena semua orang bisa melakukan yang mudah. Kami harus membuktikan kami pergi ke tempat yang sesungguhnya penting." Bagi A2RL, kecelakaan ini justru bernilai: setiap kegagalan sistem persepsi, perencanaan trajektori, dan kontrol kendaraan pada kecepatan ekstrem menjadi data berharga untuk pengembangan teknologi kendaraan otonom di jalan raya.