AI Google Kesulitan Mengeja Kata Dasar Termasuk 'Google'

Judul asli: Why Google’s AI can’t spell Google (or anything else)

Mengapa Ini Penting

Menunjukkan keterbatasan fundamental AI generatif dalam tugas dasar seperti mengeja

AI Overview Google menunjukkan kesalahan ejaan mendasar seperti menghitung huruf P dalam 'Google' ada dua dan salah mengeja nama presiden AS. Google mengakui kesulitan menghitung huruf dalam kata merupakan tantangan LLM.

AI Overview Google menampilkan serangkaian kesalahan ejaan yang mengejutkan, termasuk salah menghitung jumlah huruf dalam kata sederhana. Sistem menyatakan ada dua huruf P dalam 'Google' dan 'tepat 1 huruf r dalam kata poop', serta mengeja 'journalism' sebagai 'j-o-u-r-n-a-d-i-s-m'. Google merespons bahwa 'menghitung dalam kata telah menjadi tantangan yang dikenal untuk LLM, dan kami bekerja memperbaiki masalah khusus ini'. Kesalahan ini terjadi karena LLM berbasis transformer tidak benar-benar 'membaca' teks seperti manusia, melainkan mengonversi teks ke representasi numerik melalui token yang bisa berupa kata lengkap, suku kata, atau huruf. Sebelumnya Google juga mengalami masalah serupa saat AI Overview menyarankan makan batu dan menambah lem pada pizza.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →