Mengapa developer enggan 'use the platform'?

Judul asli: Why don't more developers “use the platform”?

Mengapa Ini Penting

Menggambarkan ketegangan antara ekosistem npm dan evolusi standar web yang makin matang.

Nolan Lawson mengulas mengapa banyak developer web memilih npm dan library pihak ketiga ketimbang API bawaan browser, meski argumen 'use the platform' sudah lama didengungkan.

Selama bertahun-tahun, para pendukung web standar menyerukan agar developer 'use the platform' — memanfaatkan kemampuan browser langsung ketimbang membangun ulang sesuatu lewat JavaScript. Nolan Lawson, yang mengaku sering menjadi bagian dari kubu itu, kini mencoba memahami sisi sebaliknya.

Alasan pertama adalah sejarah. Library seperti jQuery dulu mengisi celah nyata saat browser belum mendukung API modern, ditambah lagi keharusan mendukung browser lawas seperti IE6. Meski kini sebagian besar browser sudah evergreen, kebiasaan itu melekat.

Alasan kedua adalah familiaritas. Developer yang terbiasa mencari solusi di npm cenderung terus melakukannya — tidak ada paket npm yang berkata 'cukup pakai CSS position: sticky.' Library React misalnya, sering membungkus API platform tingkat rendah dalam antarmuka yang lebih ramah, menciptakan pembagian kerja alami antara developer senior dan junior.

Dokumentasi turut berperan. Banyak paket npm memiliki README yang mendetail dengan contoh dan tangkapan layar, sementara dokumentasi platform web sempat tersebar di berbagai blog dan StackOverflow sebelum MDN menjadi rujukan utama.

Lawson juga menyebut faktor 'IKEA effect': setelah membangun sesuatu sendiri, developer cenderung ingin mempertahankannya — terlepas dari apakah itu lebih baik dari solusi bawaan browser.

Sumber

nolanlawson.com — Baca artikel asli →