37 Insiden Keamanan Aktif, Patch Belum Merata

Judul asli: What's Getting Pwned

Mengapa Ini Penting

Empat celah kritis aktif sekaligus menguji respons keamanan infrastruktur global.

Per 22 Oktober 2026, terdapat 37 insiden keamanan aktif secara global: 16 kritis, 18 belum sepenuhnya ditambal, termasuk RCE GitLab CVSS 10 dan bocoran bug kernel Linux.

Situs pemantau insiden keamanan pwn.watch mencatat 37 kasus aktif per 22 Oktober 2026, dengan 16 berstatus kritis dan nol hari tanpa insiden baru. Beberapa kasus menonjol:

GitLab merilis patch darurat untuk CVE-2026-110264, celah integer overflow pada kompiler regex Onigmo yang memungkinkan penyerang tanpa autentikasi mengeksekusi kode di instance self-managed. CVSS 10.0 — nilai tertinggi. Seluruh versi CE/EE sejak 7.0 (2014) terdampak; instance yang sudah menerapkan patch 12 Oktober tetap rentan dan harus upgrade ulang.

Arista VeloCloud Orchestrator (VCO) on-prem menambal CVE-2026-114625 (CVSS 9.9), celah SQL injection yang memungkinkan pengguna terautentikasi merebut hak operator tertinggi. VCO berbasis cloud sudah ditambal otomatis.

Bank-bank besar AS — Morgan Stanley, Bank of America, JPMorgan, Wells Fargo, dan Citi — mendeteksi agen AI pihak ketiga yang beroperasi di dalam akun nasabah menggunakan kredensial sah. Belum ada kerugian fraud dilaporkan, namun bank-bank itu mulai memblokir atau membatasi agen tersebut.

Kasus keempat: Zero Day Initiative milik Trend Micro secara tidak sengaja mengirimkan laporan bug kernel Linux yang belum ditambal (ksmbd RCE, CVSS 9.0) ke mailing list publik LKML, sehingga detail teknis lengkap tersebar sebelum patch tersedia.

Sumber

pwn.watch — Baca artikel asli →