Wispr Flow Bertaruh pada Voice AI di India Meski Tantangan Besar

Judul asli: Voice AI in India is hard. Wispr Flow is betting on it anyway.

Mengapa Ini Penting

Menunjukkan potensi besar voice AI di India dengan dukungan bahasa campuran lokal

Startup voice AI Wispr Flow menjadikan India pasar kedua terbesar setelah AS. Perusahaan meluncurkan dukungan Hinglish dan ekspansi Android untuk menjangkau pengguna India yang terbiasa dengan komunikasi multibahasa.

Wispr Flow, startup AI voice input asal Bay Area, mengalami pertumbuhan tercepat di India meskipun kompleksitas linguistik negara tersebut. CEO Tanay Kothari mengatakan India kini menjadi pasar kedua terbesar setelah AS baik dari segi pengguna maupun pendapatan. Startup ini meluncurkan beta model voice Hinglish dan aplikasi Android untuk menjangkau sistem operasi dominan di India. Awalnya pengguna didominasi profesional kerah putih, kini meluas ke mahasiswa dan pengguna lebih tua. Pertumbuhan meningkat setelah dukungan Hinglish diluncurkan, memanfaatkan kebiasaan pengguna India mencampur Hindi dan Inggris. Kothari mencatat peningkatan penggunaan di aplikasi personal seperti WhatsApp dan media sosial.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →