Undang-undang Pengawasan AS Akan Berakhir Pertama Kali

Judul asli: US surveillance law to expire for first time after lawmakers reject Trump’s controversial pick to lead spy agencies

Mengapa Ini Penting

Berakhirnya FISA pertama kali menandai krisis pengawasan keamanan nasional AS

DPR AS gagal memperpanjang FISA sebelum berakhir Jumat, dengan suara 218-198 yang tidak mencapai mayoritas dua pertiga. 19 anggota Republik menolak setelah Trump menunjuk Bill Pulte sebagai direktur intelijen.

Undang-undang Foreign Intelligence Surveillance Act (FISA) atau Seksi 702 memungkinkan agen intelijen AS mengumpulkan informasi termasuk data warga Amerika untuk mengidentifikasi peretas, mata-mata, dan teroris asing. Upaya pembaruan terhambat setelah Trump menunjuk Bill Pulte, yang tidak berpengalaman intelijen, sebagai direktur intelijen nasional. Demokrat memperingatkan penunjukan Pulte lebih berisiko bagi keamanan nasional daripada membiarkan undang-undang berakhir. Administrasi kemudian menarik nominasi Pulte dan menggantinya dengan Jay Clayton, mantan kepala SEC. Namun pengumuman terlambat karena anggota kongres sudah libur seminggu, membuat kesepakatan menit terakhir sulit tercapai.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →