Pemerintah Trump Ingin Startup Nuklir Gunakan Plutonium
Judul asli: Trump administration wants nuclear startups to use plutonium for their reactors
Mengapa Ini Penting
Inisiatif ini dapat menyelesaikan masalah limbah plutonium AS sambil mendorong inovasi energi nuklir
Departemen Energi AS memilih lima startup nuklir termasuk Oklo untuk negosiasi penggunaan plutonium dari persenjataan nuklir era Perang Dingin. Total 34 ton plutonium tersedia untuk pembuangan melalui reaktor generasi baru.
Pemerintahan Trump mengumumkan lima startup nuklir terpilih untuk bernegosiasi penggunaan plutonium bekas senjata nuklir: Oklo, Standard Nuclear, Shine Technologies, Flibe Energy, dan Exodys Energy. AS memiliki sekitar 100 ton plutonium dari era Perang Dingin yang perlu dimusnahkan. Oklo mengembangkan reaktor yang dapat menggunakan uranium tradisional dan plutonium, sementara Exodys Energy fokus pada bahan bakar MOX (campuran uranium-plutonium). Menteri Energi Chris Wright sebelumnya menjabat di dewan Oklo namun telah mengundurkan diri dan menjual sahamnya. Kritikus menyoroti masalah keamanan karena plutonium berasal dari senjata nuklir. Langkah selanjutnya adalah negosiasi lanjutan mengenai keamanan dan transportasi plutonium.