Generasi Muda Semakin Benci AI Saat Semakin Sering Menggunakannya
Judul asli: The more young people use AI, the more they hate it
Mengapa Ini Penting
Menunjukkan paradoks adopsi teknologi AI di kalangan target pasar utamanya
Polling menunjukkan Generasi Z menjadi bagian besar penolakan budaya terhadap AI meski mereka adopter terbesar teknologi chatbot. Mereka khawatir dampak pekerjaan dan stigma sosial dari masa depan AI yang dipaksakan.
Hampir tiga tahun sejak Silicon Valley gencar mendorong chatbot berbasis large language model seperti ChatGPT, Generasi Z merasakan tekanan paling besar. Meski menjadi adopter terbesar tools AI chatbot, data polling menunjukkan mahasiswa dan pekerja Gen Z justru menjadi bagian besar penolakan budaya terhadap AI. Mereka sangat antagonis dan bahkan dendam terhadap masa depan berpusat AI yang mereka rasa dipaksakan. 'Bagian yang paling menakutkan adalah dampak manusiawi... kemampuan mereka untuk menjalin hubungan atau komunikasi dasar,' kata salah satu responden. Berbeda dari stereotip generasi muda yang cari jalan pintas, Gen Z punya keberatan paling keras dan detail terhadap penggunaan AI generatif.