Detik Kabisat Resmi Dihapus Mulai 2027
Judul asli: The Leap Second Is No More
Mengapa Ini Penting
Penghapusan leap second mengurangi risiko gangguan infrastruktur digital global secara signifikan.
BIPM umumkan penghapusan leap second mulai Mei 2027. Sejak 1972, sebanyak 32 detik kabisat telah ditambahkan ke UTC untuk menyesuaikan waktu atom dengan rotasi Bumi.
Badan Internasional Timbangan dan Ukuran (BIPM) mengumumkan pada Oktober 2026 bahwa mulai Mei 2027, mereka tidak akan lagi menerbitkan leap second atau detik kabisat. Sejak diperkenalkan tahun 1972, total 32 detik kabisat telah ditambahkan ke Coordinated Universal Time (UTC) untuk menjembatani selisih antara jam atom dan waktu berbasis rotasi Bumi — yang melambat akibat gesekan pasang surut dari bulan.
Meski terdengar remeh, dampaknya nyata di dunia teknologi. Berbagai API dan database bergantung pada UTC, sehingga setiap penambahan detik kabisat berpotensi mengganggu sistem. Google dan Meta, misalnya, menggunakan metode "smear" — menyebarkan satu detik tambahan dalam inkremen kecil sepanjang hari. Namun tidak semua sistem sekuat itu: maskapai Qantas pernah mengalami gangguan sistem pemesanan tiket akibat leap second pada 2012.
Alasan lain penghapusan ini lebih mengkhawatirkan: kemungkinan munculnya negative leap second. Studi Nature 2024 memperingatkan bahwa percepatan rotasi Bumi — dipicu oleh pencairan es yang menggeser gravitasi planet — bisa memaksa pengurangan satu detik dari UTC seawal 2029. "Kekhawatirannya adalah negative leap second akan jauh lebih serius karena efeknya belum pernah diuji," ujar Judah Levine dari US National Institute of Standards and Technology.