Nvidia: Biaya AI Saat Ini Lebih Mahal dari Gaji Pekerja Manusia
Judul asli: ‘The cost of compute is far beyond the costs of the employees’: Nvidia exec says right now AI is more expensive than paying human workers
Mengapa Ini Penting
Mengungkap kesenjangan ekonomi AI yang belum efisien dibanding tenaga kerja manusia
Eksekutif Nvidia Bryan Catanzaro menyatakan biaya komputasi AI saat ini jauh melebihi biaya karyawan. Studi MIT 2024 menunjukkan AI ekonomis hanya pada 23% pekerjaan berbasis visual, sisanya masih lebih murah menggunakan tenaga manusia.
Bryan Catanzaro, VP applied deep learning Nvidia, mengungkapkan bahwa untuk timnya, biaya komputasi AI jauh melampaui biaya karyawan. Pernyataan ini didukung studi MIT 2024 yang menemukan otomasi AI hanya ekonomis pada 23% pekerjaan yang memerlukan kemampuan visual. Meski demikian, perusahaan Big Tech tetap menggelontorkan $740 miliar untuk capex AI tahun ini, naik 69% dari 2025 menurut Morgan Stanley. CTO Uber Praveen Neppalli Naga mengakui anggarannya 'hancur' akibat pivot ke tools coding AI seperti Claude Code Anthropic. Paradoks ini terjadi bersamaan dengan 92.000 PHK di sektor tech sepanjang 2026. Biaya software AI naik 20-37% dalam setahun terakhir menurut Tropic.