Demokrat Menang, Elit Teknologi Lirik Data Center di Luar Angkasa
Judul asli: The Blue Wave Has Tech Bros Scrambling for Data Centers in Space
Mengapa Ini Penting
Hasil pemilu AS bisa mengubah peta regulasi infrastruktur AI senilai miliaran dolar.
Setelah Demokrat menang besar di Texas pada Selasa, 4 November 2026, Elon Musk dan pelaku industri teknologi ramai membahas kemungkinan membangun data center di orbit rendah Bumi.
Kemenangan Demokrat di Texas — negara bagian yang menjadi pusat data center nasional sekaligus markas SpaceX milik Elon Musk — memicu reaksi cepat dari kalangan industri teknologi. Banyak kandidat Demokrat yang menang secara terbuka menentang ekspansi data center. Musk, yang telah menggelontorkan lebih dari $400 juta untuk mendukung kandidat Republik yang semuanya kalah, langsung bereaksi. "Data centers in space looking pretty appealing right now," tulisnya di X tak lama setelah hasil pemilu jelas menunjukkan Demokrat menguasai DPR dan Senat.
Sejumlah investor, peneliti AI, dan venture capitalist ikut meramaikan diskusi tersebut. Soham Mehta dari think tank Foundation for American Innovation bahkan mengusulkan data center bawah laut sebagai alternatif. Beberapa perusahaan sebenarnya sudah bergerak: Google telah meluncurkan satelit berisi TPU sekelas data center, SpaceX menargetkan ribuan satelit AI mulai akhir 2027, dan Blue Origin mengajukan izin FCC untuk meluncurkan 50.000 satelit sebagai "orbital data center system." Startup Starcloud mengklaim telah membawa GPU NVIDIA H100 pertama ke orbit pada November 2025.
Namun para ahli mengingatkan bahwa data center di orbit jauh lebih mahal, tidak bisa mencapai skala hyperscale, dan rentan terhadap risiko peluncuran satelit. Di Texas sendiri, perubahan kebijakan belum tentu drastis: Demokrat hanya menguasai DPR negara bagian, sementara Senat Texas masih di tangan Republik. Robert Paterson, profesor perencanaan lingkungan di University of Texas at Austin, mengatakan kepada WIRED bahwa situasi split ini kemungkinan akan "memperlambat" upaya perubahan kebijakan.