Lime Ajukan IPO dengan Risiko Keuangan $1 Miliar

Judul asli: TechCrunch Mobility: Lime’s IPO gamble

Mengapa Ini Penting

IPO Lime menjadi ujian viabilitas model bisnis mikromobilitas di tengah tekanan keuangan tinggi.

Lime, startup penyewaan sepeda listrik dan skuter yang didukung Uber, mengajukan IPO setelah bertahun-tahun persiapan. Perusahaan hadapi risiko keuangan $846 juta jatuh tempo dalam 12 bulan.

CEO Lime Wayne Ting telah membicarakan rencana IPO sejak 2020. Perusahaan mencatat pendapatan meningkat dengan arus kas bebas positif, serta kerugian bersih menyempit pasca 2023. Uber berkontribusi 14,3% dari total pendapatan melalui kemitraan aplikasi. Namun Lime menghadapi tantangan besar dengan kewajiban lancar $1 miliar, dimana $675,8 juta jatuh tempo akhir 2026. Dalam filing S-1, perusahaan menyatakan jika gagal mendapatkan modal atau mengubah perjanjian utang, operasional bisnis terancam. Lime juga mengidentifikasi lubang jalan sebagai faktor risiko infrastruktur yang dapat merusak skuter berbagi.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →