Trump Balik Haluan, Setuju Tes Keamanan AI Setelah Mythos
Judul asli: Spooked by Mythos, U.S President suddenly realized AI safety testing might be good | U.S President forced to admit Biden was right on AI safety testing.
Mengapa Ini Penting
Perubahan kebijakan AI safety AS dapat memengaruhi regulasi global dan inovasi industri AI.
Presiden Trump menandatangani perjanjian dengan Google DeepMind, Microsoft, dan xAI untuk tes keamanan AI pemerintah setelah Anthropic menunda rilis model Claude Mythos karena risiko keamanan siber.
Administrasi Trump mundur dari penolakan terhadap kebijakan era Biden dengan menandatangani perjanjian tes keamanan AI dengan tiga perusahaan besar. Sebelumnya, Trump menolak pemeriksaan keamanan sukarela sebagai regulasi berlebihan dan mengubah nama US AI Safety Institute menjadi Center for AI Standards and Innovation (CAISI). Perubahan sikap terjadi setelah Anthropic mengumumkan penundaan rilis model Claude Mythos karena khawatir kemampuan keamanan siber canggihnya dapat disalahgunakan. Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett menyatakan Trump mungkin akan mengeluarkan perintah eksekutif yang mewajibkan tes pemerintah untuk sistem AI canggih. CAISI telah menyelesaikan sekitar 40 evaluasi, termasuk model yang belum dirilis, dengan akses ke model yang pengamanannya dikurangi untuk mengevaluasi risiko keamanan nasional secara menyeluruh.