Simulator Kota Baru: Bangun Kota, Tapi Wajib Izin
Judul asli: SimCity, but with Permits
Mengapa Ini Penting
Game ini merefleksikan hambatan regulasi nyata yang memperlambat pembangunan kota.
Permit Pending, game simulasi kota berbasis browser, wajibkan setiap pembangunan melewati sidang, banding, gugatan, dan siklus pemilu empat tahunan.
Peter Cai merilis Permit Pending, simulasi kota gratis yang berjalan langsung di browser tanpa perlu akun atau unduhan. Berbeda dari SimCity klasik, pemain bukan dewa kota — melainkan walikota terpilih yang harus memenangkan persetujuan dewan, tetangga, dan pengadilan untuk setiap proyek. Game ini menggambarkan siklus birokrasi nyata: rezoning apartemen 12 lantai bisa menyusut jadi 6 lantai setelah sidang bulan ke-7, lalu proyek batal karena tidak lagi menguntungkan, lalu developer minta keringanan pajak, lalu aktivis perumahan protes soal unit terjangkau — dan di bulan ke-42 sewa masih naik. Tersedia empat skenario mulai dari hamlet 200 penduduk hingga metropolis 300.000 jiwa dengan konflik tata ruang parah. Ekonomi di baliknya menghitung usia, pendapatan, dan tempat tinggal setiap warga. Bisnis merekrut, berkembang, dan hengkang. Surat kabar lokal bernama The Gazette meliput skandal hingga kebijakan parkir. Tidak ada layar kemenangan — kota terus berjalan selama pemilih masih memberi kepercayaan.