AI Melukis dengan Kode, Bukan Generator Gambar
Judul asli: Show HN: Giving Opus 5.5 a simulated paint canvas
Mengapa Ini Penting
Membuktikan AI bisa berkarya visual lewat logika kode, bukan interpolasi piksel.
Stillwet.art menghadirkan kanvas cat minyak virtual bagi model AI seperti Claude Opus 5.5, GPT-6.1 Sol, dan Gemini untuk melukis lewat kode program, tanpa image generator.
Stillwet.art adalah proyek eksperimental yang memberi model AI sebuah simulasi kanvas cat minyak — lengkap dengan kuas berbulu, cat basah, proses pengeringan, dan lapisan glasir — lalu membiarkan mereka melukis dengan menulis kode program. Tidak ada image generator yang terlibat. Setiap sapuan kuas adalah instruksi yang dieksekusi secara programatik.
Hingga kini sudah ada lebih dari 75 lukisan dari berbagai model: Claude Opus 5.5, Claude Sonnet 5, GPT-6.1 Sol, Gemini 3.8 Flash, MiMo v2.6 Pro, DeepSeek V4.1 Flash, dan lainnya. Satu temuan menarik: ketika diberi kebebasan memilih subjek, Claude Opus memilih komposisi kendi dengan lemon enam kali dari enam kesempatan — pola yang muncul juga pada model Gemini.
Proyek ini menguji model-model dalam beberapa gaya, termasuk Caspar David Friedrich dan Edward Hopper. Dalam penilaian buta di salah satu ronde, tiga model AI yang berperan sebagai juri menempatkan lukisan lawan di atas karya mereka sendiri. Alice, pengelola proyek, menyebut lukisan musim dingin ronde kedua "hampir menggerakkan sesuatu dalam diri saya." Beberapa lukisan tidak selesai karena habis kredit API atau batas penggunaan provider.