Rumah CEO OpenAI Sam Altman diserang kedua kalinya

Judul asli: Sam Altman’s home targeted in second attack

Mengapa Ini Penting

Menunjukkan meningkatnya kekhawatiran publik terhadap perkembangan AI dan dampak keamanan bagi para pemimpin teknologi

Rumah CEO OpenAI Sam Altman di San Francisco diserang kedua kalinya dalam 3 hari. Minggu pagi, dua tersangka menembakkan senjata api ke properti Russian Hill setelah serangan bom molotov Jumat lalu.

Polisi San Francisco menangkap Amanda Tom (25) dan Muhamad Tarik Hussein (23) atas tuduhan penembakan sembrono setelah insiden Minggu 1:40 pagi. Menurut laporan polisi, sedan Honda dengan dua penumpang berhenti di depan properti Altman di Russian Hill, lalu penumpang mengeluarkan tangan dari jendela dan menembakkan senjata ke arah rumah. Kamera keamanan merekam pelat nomor yang mengarah pada penangkapan. Polisi menemukan tiga senjata api saat menggeledah rumah tersangka. Ini adalah serangan kedua setelah Jumat pagi seorang pria Texas berusia 20 tahun melempar bom molotov ke gerbang properti. Altman sebelumnya menyatakan kekhawatiran tentang AI justified karena perubahan besar pada masyarakat.

Sumber

sfstandard.com — Baca artikel asli →

※ Artikel ini merangkum informasi publik dari media internasional. Ini bukan saran investasi.