Arena raih $200 juta, valuasi jadi $3,1 miliar

Judul asli: Popular AI leaderboard Arena nearly doubles valuation to $3.1B valuation in 10 months

Mengapa Ini Penting

Evaluasi AI independen jadi infrastruktur kritis saat benchmark konvensional kehilangan kepercayaan.

Arena, platform pemeringkat AI berbasis crowdsourcing asal UC Berkeley, menutup putaran Series B senilai $200 juta dengan valuasi $3,1 miliar pada 8 Oktober 2026.

Arena bermula sebagai proyek riset di UC Berkeley pada 2023 — pengguna memasukkan prompt lalu memilih model AI mana yang lebih baik. Kini ia telah menjadi bisnis komersial serius. Putaran Series B ini dipimpin Lightspeed Venture Partners dan Khosla Ventures, dengan partisipasi Salesforce Ventures, a16z, Felicis, Dell Technologies Capital, dan lainnya.

Dibandingkan Series A senilai $150 juta di bulan Januari 2026 dengan valuasi $1,7 miliar, valuasi Arena hampir dua kali lipat hanya dalam 10 bulan. Pendapatan ARR turut melesat: dari $30 juta saat Series A menjadi $100 juta pada Juni 2026.

Momen ini bukan kebetulan. Tahun ini, komunitas AI menyadari model-model besar mulai 'gaming' benchmark standar — meraih skor tinggi tanpa benar-benar unggul dalam praktik. Arena menjawab kebutuhan itu lewat produk komersial AI Evaluations, yang memberi analitik performa berdasarkan umpan balik komunitas nyata.

Arena kini juga meluncurkan kategori baru di papan peringkatnya: alignment — mengukur perilaku model seperti tindakan tak diminta, atribusi salah, dan 'deceptive completion'. Dalam daftar awal ini, model-model OpenAI mendominasi posisi teratas, sementara Claude Opus 5.5 dan Claude Fable masuk di posisi keenam dan kesembilan.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →