OpenAI & Wiz temukan celah PHP berusia 20 tahun
Judul asli: PHP armageddon: OpenAI, Google’s Wiz find ancient holes, panicking the internet
Mengapa Ini Penting
AI kini jadi alat tempur keamanan siber, sekaligus ancaman baru yang nyata.
NSA memperingatkan dua celah kritis di PHP yang ada sejak versi 5 tahun 2004, ditemukan AI dari OpenAI dan Wiz, berdampak pada sekitar 33 juta situs web.
Badan Keamanan Nasional AS (NSA) mengeluarkan peringatan darurat pada Rabu, 21 Oktober 2026, tentang dua celah keamanan kritis di PHP — bahasa pemrograman yang menopang sekitar 70% situs web di internet, atau lebih dari 33 juta situs. Celah ini telah tersembunyi di semua versi PHP sejak versi 5 yang dirilis tahun 2004.
Celah tersebut memungkinkan penyerang menyusup ke sistem file server atau database yang digunakan aplikasi web. NSA bahkan merekomendasikan agar situs yang tidak dapat langsung dipatch sebaiknya dimatikan sementara. Patch resmi telah dirilis oleh PHP Foundation, dan pengguna dianjurkan memperbarui ke PHP versi 8.5.12.
Dua celah ini ditemukan lewat AI. Perusahaan pengujian keamanan Calif menemukan salah satunya melalui program "Patch the Planet" milik OpenAI menggunakan model GPT-5.6 Sol. Secara terpisah, tim Wiz memanfaatkan Wiz Atlas, Gemini 4 Argon, dan GPT-5.6 Sol untuk menemukan beberapa kerentanan PHP. Keduanya mengikuti praktik responsible disclosure dan berkoordinasi dengan PHP Foundation sebelum mengumumkan temuan ini.
Wiz memperingatkan: "Dengan AI, hambatan ini tidak lagi ada. LLM dapat membantu mengadaptasi eksploit ke berbagai versi PHP, konfigurasi, dan tata letak memori." Artinya, celah ini ditemukan berkat AI — namun risikonya juga meningkat drastis karena AI.