Palantir Sebut Beberapa Budaya 'Berbahaya', Silicon Valley Berhutang pada AS
Judul asli: Palantir published a mini manifesto calling some cultures ‘harmful and middling’ and said Silicon Valley has ‘a moral debt’ to the U.S.
Mengapa Ini Penting
Mencerminkan tekanan industri pertahanan terhadap Big Tech untuk mendukung keamanan nasional
Palantir menerbitkan manifesto 22 poin yang menyebut Silicon Valley memiliki 'utang moral' kepada AS dan beberapa budaya sebagai 'berbahaya dan biasa-biasa saja'. CEO Alex Karp menulis buku yang menjadi dasar manifesto tersebut.
Palantir menerbitkan manifesto berdasarkan buku CEO Alex Karp 'The Technological Republic' yang mendapat 32 juta tayangan di X. Manifesto tersebut menyatakan Silicon Valley berhutang kepada AS karena industri perangkat lunak Amerika dibangun atas kemitraan pemerintah-swasta yang kini dilupakan. Karp mengkritik 'elit teknik' yang membangun aplikasi obsesif daripada berkontribusi pada industri pertahanan. Manifesto juga mengusulkan wajib militer untuk menggantikan tentara sukarela, menyatakan era atom berakhir dan deterensi masa depan berbasis AI, serta mengkritik kebijakan perlucutan senjata Jerman pascaperang dan komitmen pasifisme Jepang. Palantir pernah mengambil kontrak Project Maven setelah Google mundur karena protes karyawan pada 2018.