Ouster meluncurkan sensor lidar warna untuk gantikan kamera
Judul asli: Ouster’s new color lidar is coming to replace cameras
Mengapa Ini Penting
Teknologi sensor gabungan dapat mengubah industri kendaraan otonom dan robotika
Ouster mengumumkan lineup sensor lidar Rev8 yang menggabungkan citra warna dan data kedalaman 3D dalam satu sensor. CEO Angus Pacala sebut ini sebagai 'holy grail' untuk robotika.
Perusahaan lidar Ouster berbasis San Francisco meluncurkan lineup sensor Rev8 dengan teknologi 'native color lidar' yang dapat menangkap citra warna dan informasi kedalaman 3D secara bersamaan. CEO Angus Pacala menyebut pengembangan selama satu dekade ini sebagai 'holy grail' yang selalu diinginkan robotikawan. 'Selama ini perusahaan harus membeli sensor lidar dan kamera terpisah, lalu berusaha menggabungkan data dengan tingkat kalibrasi yang setengah-setengah,' kata Pacala. Sensor Rev8 diklaim dapat menggantikan kamera sepenuhnya. Peluncuran ini terjadi saat industri lidar mengalami konsolidasi dengan Ouster mengakuisisi Velodyne dan aset Luminar dibeli dalam kebangkrutan. Pacala menyebut sensor lidar warna sangat berharga untuk perusahaan robotika yang sedang berkembang pesat.