Malware Fast16 Ditemukan, Mungkin Targetkan Program Nuklir Iran

Judul asli: Newly Deciphered Sabotage Malware May Have Targeted Iran’s Nuclear Program—and Predates Stuxnet

Mengapa Ini Penting

Menunjukkan evolusi teknik sabotase siber negara sebelum era Stuxnet yang lebih canggih

Peneliti SentinelOne berhasil menganalisis malware Fast16 yang dibuat tahun 2005, kemungkinan oleh AS atau sekutunya. Malware ini dapat memanipulasi software simulasi fisik secara diam-diam, mendahului Stuxnet yang dirilis 2007.

Vitaly Kamluk dan Juan Andrés Guerrero-Saade dari SentinelOne mengungkap analisis malware Fast16 yang pertama kali terungkap dalam kebocoran NSA 2017. Malware berusia 21 tahun ini dirancang untuk menyebar otomatis melalui jaringan dan memanipulasi software perhitungan matematika presisi tinggi. Fast16 dapat mengubah hasil kalkulasi secara halus sehingga menyebabkan kegagalan sistem atau kerusakan peralatan. Peneliti mengidentifikasi tiga target potensial: software MOHID Portugal, PKPM China untuk konstruksi, dan LS-DYNA yang digunakan ilmuwan Iran untuk penelitian program senjata nuklir menurut Institute for Science and International Security.

Sumber

wired.com — Baca artikel asli →