Microsoft pusat data AI Kenya $1 miliar terhenti akibat masalah listrik

Judul asli: Microsoft's massive Kenya AI data center would require switching off 'half the country' to meet power requirements, government says — $1 billion project stalls over capacity disagreements and lack of infrastructure

Mengapa Ini Penting

Menunjukkan tantangan infrastruktur global untuk pusat data AI skala besar di negara berkembang

Proyek pusat data AI Microsoft senilai $1 miliar di Kenya terhenti karena pemerintah menyebut kebutuhan listriknya akan membutuhkan pemadaman 'setengah negara'. Ketidaksepakatan kapasitas listrik dan infrastruktur jadi kendala utama.

Pemerintah Kenya menyatakan pusat data AI Microsoft yang direncanakan akan membutuhkan daya listrik sangat besar hingga mengharuskan pemadaman 'setengah negara' untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya. Proyek investasi senilai $1 miliar ini mengalami kemacetan akibat ketidaksepakatan mengenai kapasitas daya dan keterbatasan infrastruktur listrik Kenya saat ini. Pemerintah Kenya menilai kebutuhan energi pusat data tersebut tidak realistis dengan kondisi grid listrik nasional yang ada. Microsoft belum memberikan komentar resmi terkait penundaan proyek ini.

Sumber

tomshardware.com — Baca artikel asli →