Iklan Meta di Eropa Melambat Akibat Aturan LPA
Judul asli: Meta’s Ad Sales Are Suffering Now That Europeans Can Pick Less Personalization
Mengapa Ini Penting
Regulasi privasi UE kini berdampak langsung dan terukur pada pendapatan Meta secara global.
Pendapatan iklan Meta di Eropa tumbuh 18% year-on-year pada kuartal Juli–September 2026, jauh di bawah pertumbuhan 33% di AS dan Kanada setelah opsi Less-Personalized Ads (LPA) diberlakukan.
Sejak awal 2026, Meta diwajibkan menawarkan opsi Less-Personalized Ads (LPA) kepada pengguna Instagram dan Facebook di Uni Eropa—buntut putusan regulator UE bahwa Meta melanggar kewajiban Digital Markets Act, disertai denda €200 juta. LPA menggunakan 90 persen lebih sedikit data dibanding iklan personal biasa; targeting hanya berdasarkan sesi aktif, usia, lokasi, dan gender pengguna.
Dampaknya kini terlihat jelas di laporan keuangan. Pertumbuhan iklan Eropa melorot dari sekitar 40 persen beberapa kuartal lalu menjadi 24 persen, lalu 18 persen—sementara di AS dan Kanada justru menguat ke 33 persen. CFO Susan Li sebelumnya sudah memperingatkan dalam rilis kuartal kedua bahwa LPA "mungkin menjadi hambatan tambahan."
Dominic Ball, direktur riset ekuitas Rothschild & Co Redburn, menyebut opsi iklan bebas-personal versi UE sebagai kontributor utama perlambatan ini. Meta sendiri tidak membeberkan berapa banyak pengguna yang memilih LPA. Li menyatakan perusahaan masih punya "banyak ruang" untuk meningkatkan konversi iklan, termasuk melalui peningkatan recommendation engine berbasis AI—meski sinyal data yang tersedia jauh lebih terbatas.