Direktur Meta AI Tinggalkan Meta, Tantang Microsoft dan Google

Judul asli: Meta AI director Rohit Patel leaves to take on Microsoft Office and Google Workspace

Mengapa Ini Penting

Gelombang talenta AI senior keluar dari Meta menandai persaingan makin ketat di segmen produktivitas berbasis AI.

Rohit Patel, mantan direktur Meta Superintelligence Labs, mundur setelah 8 tahun dan mendirikan startup Ndoc yang menyasar pasar Microsoft Office dan Google Workspace.

Rohit Patel resmi meninggalkan Meta setelah delapan tahun mengembangkan AI di perusahaan tersebut. Ia kini memimpin Ndoc, startup yang ia rancang sebagai pengganti terpadu untuk Microsoft Office Suite dan Google Workspace — bukan sekadar lapisan AI di atas alat yang sudah ada.

Ndoc menggabungkan tiga komponen dalam satu tampilan: tab Stage untuk presentasi temuan utama seperti slide deck dan dashboard, tab Narrative untuk analisis dan kutipan bernomor, serta tab Model untuk dataset dan skrip Python. Desain ini mencerminkan latar belakang Patel di bidang reinforcement learning dan evaluasi kepercayaan output AI.

"Bahkan jika kamu tidak tahu Python, kamu bisa tanya AI: apa yang dilakukan skrip ini? Mana baris yang berisi formulaku? Tidak ada yang disembunyikan," kata Patel. Ia menekankan transparansi sebagai keunggulan utama — pengguna bisa memverifikasi bagaimana AI membangun spreadsheet atau slide yang dipakai perusahaan untuk mengambil keputusan.

Ndoc juga mendukung kolaborasi lintas pengguna meski kolega tidak terdaftar di platform. Dokumen dapat diekspor sebagai file '.ndoc.html' yang bisa dibuka di browser apa pun. Platform ini dibangun menggunakan campuran model open source, yang menurut Patel menekan biaya operasional secara signifikan dibanding solusi berbasis frontier model.

Patel adalah satu dari beberapa eksekutif Meta yang hengkang belakangan ini, mengikuti Joel Kaplan, Andrew Tulloch, dan Emily Dalton Smith.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →