Inertia Tanda Tangan Tiga Kesepakatan dengan Lab Nuklir AS

Judul asli: Inertia moves to commercialize one of the world’s most elaborate science experiments

Mengapa Ini Penting

Kesepakatan ini memberikan keunggulan kompetitif dalam perlombaan komersialisasi energi fusi.

Startup fusi nuklir Inertia Enterprises menandatangani tiga kesepakatan dengan Lawrence Livermore National Laboratory untuk mengomersialkan reaktor fusi berbasis laser. Perusahaan sebelumnya meraih pendanaan $450 juta.

Inertia Enterprises mengumumkan kesepakatan dengan Lawrence Livermore National Laboratory (LLNL) untuk mengomersialkan teknologi reaktor fusi berbasis laser. National Ignition Facility (NIF) di LLNL merupakan satu-satunya eksperimen yang terbukti menghasilkan reaksi fusi terkontrol dengan energi lebih besar dari yang diperlukan. Inertia meraih pendanaan Series A $450 juta pada Februari, menjadikannya salah satu startup dengan modal terbesar di industri ini. Teknologi inertial confinement fusion menggunakan 192 sinar laser yang ditembakkan ke ruang vakum untuk mengompres pelet bahan bakar dalam silinder emas bernama hohlraum. Proses ini harus terjadi beberapa kali per detik untuk menghasilkan listrik komersial.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →