Perusahaan AI Diminta Berhenti Beri Nama Fitur Seperti Proses Manusia

Judul asli: I Am Begging AI Companies to Stop Naming Features After Human Processes

Mengapa Ini Penting

Penamaan fitur AI dengan istilah manusiawi mencerminkan strategi pemasaran yang kontroversial

Anthropic meluncurkan fitur 'dreaming' untuk agen AI yang memproses 'memories' di konferensi developer. Kritikus menilai penamaan fitur AI seperti proses kognitif manusia perlu dihentikan karena mengaburkan batas.

Anthropic mengumumkan fitur 'dreaming' di konferensi developer San Francisco yang memungkinkan agen AI menganalisis transkrip aktivitas untuk meningkatkan performa. Fitur ini bagian dari infrastruktur agen AI yang membantu otomasi proses software. Sistem 'memory dan dreaming' memungkinkan agen menangkap pembelajaran dan memperbaikinya antar sesi. Kritikus menilai perusahaan AI seperti OpenAI dan Anthropic terlalu sering menggunakan istilah proses manusia seperti 'reasoning', 'thinking', 'memories' untuk fitur chatbot mereka. Pendekatan pemasaran ini dianggap mengaburkan batas antara kemampuan manusia dan mesin. Anthropic mengakui mendiskusikan Claude dengan istilah yang biasa digunakan untuk manusia seperti 'virtue' dan 'wisdom'.

Sumber

wired.com — Baca artikel asli →