Harga Memori Historis 1960-2026 dari Stanford

Judul asli: Historical memory prices 1960-2026

Mengapa Ini Penting

Data harga memori historis penting untuk memahami tren biaya infrastruktur AI dan perencanaan investasi hardware jangka panjang.

Stanford University merilis dataset harga memori historis dari 1960-2026 yang melacak harga DRAM, NAND flash, dan HBM. Data interaktif dapat diunduh dalam format CSV dan menunjukkan tren penurunan harga per gigabita selama dekade terakhir.

Stanford University melalui Digital Assets Management (DAM) mempublikasikan kumpulan data komprehensif tentang harga memori dan penyimpanan yang dikumpulkan dalam tradisi dataset klasik John C. McCallum. Dataset ini mencakup tiga kategori utama: DRAM, NAND flash, dan HBM (High Bandwidth Memory). Data DRAM melacak harga dari era Pre-DDR hingga DDR5, dengan sejarah panjang mulai 1957 melalui dataset McCallum yang diperluas hingga pertengahan 2024 menggunakan data harga retail Amazon dari Keepa. NAND flash dimonitor sejak 2010 dengan data live dari konsumen NVMe termurah. HBM dipantau melalui estimasi analis industri dari TrendForce dan SemiAnalysis, karena tidak ada pasar spot publik untuk HBM. Platform interaktif memungkinkan pengguna mengekspor visualisasi, mengunduh data mentah, dan melihat rincian biaya akselerator AI kuartalan dari empat produsen utama: Nvidia, AMD, Google (TPU), dan Amazon (Trainium). HBM4 diproyeksikan diluncurkan pada Q3 2026.

Sumber

dam.stanford.edu — Baca artikel asli →