Rahasia Tesla Roadster 2 Bisa 'Terbang' 370 Km/Jam
Judul asli: Here’s Exactly How Tesla Made Its New 230-Mph Car ‘Fly’
Mengapa Ini Penting
Roadster 2 membuktikan konvergensi teknologi EV dan aerospace dalam satu kendaraan produksi.
Tesla ungkap detail teknis Roadster 2: dua motor 1.341 hp, sistem kipas penghisap, dan thruster SpaceX memungkinkan mobil 'terbang' di fasilitas McGregor, Texas, Oktober 2026.
Sembilan tahun setelah pertama diumumkan, Tesla akhirnya memperkenalkan Roadster 2 dalam sebuah demonstrasi spektakuler di fasilitas pengujian roket SpaceX di McGregor, Texas. Mobil itu melesat dari 0 ke 60 mph dalam waktu kurang dari satu detik, melompati seluruh jajaran kendaraan Tesla, lalu menukik terbalik dari ramp tinggi sebelum membalik di udara dan mendarat menggunakan thruster on-board.
Kepala rekayasa kendaraan Tesla, Lars Moravy, menjelaskan teknologinya kepada Hagerty sebelum acara berlangsung. Roadster 2 ditenagai dua motor yang menghasilkan lebih dari satu megawatt daya (1.341 hp) dan torsi di atas 1.400 Newton-meter — melampaui model tiga motor Plaid — namun seluruh tenaga itu disalurkan hanya ke roda belakang. Bobot kendaraan dijaga di bawah 1.700 kilogram.
Untuk traksi ekstra, Tesla memasang empat kipas 20 kilowatt yang terinspirasi dari mobil selam Lotus Esprit milik Musk dalam film Bond 1977. Kipas ini menciptakan "sucker system" — empat skirt turun di sisi bodi agar mobil menempel kuat ke aspal saat kecepatan rendah. Tesla juga mengklaim baterai terbarunya mampu mengisi daya dari 15 ke 80 persen hanya dalam 10 menit, dengan jangkauan lebih dari 300 mil. Tidak ada pengemudi manusia di dalam mobil selama demonstrasi; Musk berkata Tesla ingin "memastikan tidak ada yang terbunuh." Harga saham Tesla tercatat turun seusai acara.