Git untuk Kode Hukum AS: Lacak Perubahan Undang-undang
Judul asli: Git for the US Code
Mengapa Ini Penting
Akurasi temporal hukum adalah syarat minimum agar AI bisa dipercaya di industri legal.
Lexifina mengusulkan sistem versi ala Git untuk Kode AS, agar tiap perubahan undang-undang tercatat lengkap beserta tanggal berlakunya, demi membantu model AI memberi jawaban hukum yang akurat.
Seorang programmer bisa menelusuri setiap baris kode: siapa menulisnya, kapan, dan seperti apa tampilan file di masa lalu. Pengacara yang membaca undang-undang federal belum punya kemudahan serupa — mereka harus menggali catatan kaki panjang di bagian bawah pasal.
Masalah ini makin mendesak karena riset hukum kini banyak dilakukan lewat model bahasa (LLM), yang sering gagal melacak silsilah suatu aturan. Studi dari Technical University of Munich tahun ini menemukan dua kegagalan umum: model menerapkan aturan yang sudah dicabut setelah training cutoff-nya, dan model cenderung menggunakan pasal terbaru meski fakta kasus diatur oleh pasal lama. Satu model hanya menjawab 24% pertanyaan pascatraining dengan benar secara mandiri, namun mencapai 87% ketika teks undang-undang yang relevan diambilkan untuknya.
Contoh nyata ada di 11 USC § 1182(1) soal definisi debitur usaha kecil. Batas utang berubah berkali-kali sejak 2019: dinaikkan CARES Act ke $7,5 juta pada Maret 2020, diperpanjang hingga Maret 2022, lalu lapse, dipulihkan dengan berlaku surut ke Maret 2020, kemudian habis lagi Juni 2024, dan per April 2025 ditetapkan di $3.424.000. Tanpa rekam jejak perubahan yang jelas, model AI — dan pengacara — bisa saja salah menyebut batas yang berlaku untuk kasus tertentu.
Penulis berargumen bahwa validitas temporal harus diperlakukan sebagai batasan keras, bukan sekadar konteks. Sistem seperti Git yang menyimpan teks, tanggal berlaku, dan cakupan retroaktif setiap perubahan bisa menjadi solusi.