Anggota ShinyHunters Ditangkap di Belanda
Judul asli: Dutch police arrest ShinyHunters hacker accused of planning two murders
Mengapa Ini Penting
Penangkapan ini menunjukkan kolaborasi lintas negara makin efektif melawan kelompok hacker internasional.
FBI dan polisi Belanda menangkap seorang pria berusia 24 tahun dari Amsterdam, diduga pemimpin kelompok hacker ShinyHunters, pada 15 September 2026.
Brett Leatherman, kepala divisi siber FBI, menyebut penangkapan ini menyasar salah satu 'pemimpin dugaan ShinyHunters.' Dutch High Tech Crime Unit bergerak cepat mengamankan bukti dan melindungi korban. Pria yang tidak disebutkan namanya itu ditahan minimal 90 hari dan dijadwalkan tampil di pengadilan Selasa lalu.
Yang mengejutkan: dari laptop miliknya, polisi menemukan bukti rencana dua pembunuhan di luar negeri. Investigasi terkait hal ini disebut terpisah dari kasus ShinyHunters.
ShinyHunters sendiri adalah kelompok kriminal siber yang mengincar data perusahaan lalu memeras korban. Mereka dituduh berada di balik kebocoran data di Pornhub, Ticketmaster, AT&T, dan provider telekomunikasi Belanda Odido. Kelompok ini juga mengklaim meretas sistem internal FBI awal bulan ini.
Jurnalis keamanan Brian Krebs mengidentifikasi tersangka sebagai Pepijn van der Stap, CTO perusahaan Neo Security — sosok yang pernah diprofilkan Bloomberg pada 2024 sebagai peneliti keamanan yang sekaligus melakukan pemerasan korporasi. Penangkapan dilakukan dengan flash-bang grenade di kantor Neo Security. Perwakilan ShinyHunters yang dihubungi TechCrunch menyatakan van der Stap 'tidak berasosiasi dengan kami.'