Amazon Hapus NDA dalam Negosiasi Data Center
Judul asli: Can the AI industry persuade data center opponents by getting rid of NDAs?
Mengapa Ini Penting
Transparansi negosiasi bisa jadi faktor penentu akselerasi ekspansi infrastruktur AI di tingkat lokal.
Amazon mengumumkan penghapusan NDA saat negosiasi data center dengan pemerintah daerah, mengikuti langkah Microsoft, di tengah gelombang moratorium pembangunan data center di berbagai wilayah.
Amazon menyatakan tidak akan lagi menggunakan nondisclosure agreement (NDA) saat bernegosiasi dengan pemerintah lokal soal pembangunan data center. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah blog post yang lebih panjang, yang berargumen bahwa data center memberi manfaat bagi komunitas sekitar. Microsoft sebelumnya telah mengambil langkah serupa.
Dalam podcast Equity milik TechCrunch, reporter Sean O'Kane menyebut praktik negosiasi tertutup ini sebagai akar masalah. "Industri ini sangat buruk dalam menjelaskan dirinya sendiri, dan mereka terus-menerus frustrasi karena kebanyakan orang tidak bisa membayangkan dunia di mana teknologi ini berguna bagi mereka," ujarnya.
Sementara itu, Rebecca Bellan skeptis soal dampak jangka panjang moratorium yang kini bermunculan. Menurutnya, moratorium hanya berlaku satu hingga dua tahun, sedangkan data center baru beroperasi dalam tiga hingga lima tahun ke depan. O'Kane menambahkan, pola negosiasi rahasia ini bukan hal baru — ia membandingkannya dengan taktik Uber di pertengahan 2010-an saat menegosiasikan subsidi pajak dengan pemerintah kota secara tertutup.