C++26 Gagal Disahkan ISO, Pertama Sejak 1998
Judul asli: C++26 Disapproved
Mengapa Ini Penting
Gagalnya ratifikasi C++26 membuka preseden berbahaya bagi proses standardisasi bahasa pemrograman global.
Pada 23 Oktober 2026, standar C++26 ditolak mayoritas National Bodies ISO—pertama kalinya dalam sejarah C++ sejak 1998. Penyebab utama: fitur Contracts dianggap belum siap.
Voting Draft International Standard (DIS) C++26 resmi ditolak setelah periode voting dua belas minggu. Ini merupakan kejadian pertama dalam sejarah C++ modern; satu-satunya preseden yang ditemukan adalah ISO/IEC DIS 26926 untuk C++/CLI pada 2006, yang berujung pada penghentian proyek.
ISO mensyaratkan persetujuan dua pertiga suara National Bodies (NB). Ambang batas itu tidak tercapai. Dari komentar resmi para NB, penyebab penolakan terpusat pada satu hal: fitur Contracts. Sejumlah NB berpendapat fitur tersebut belum matang untuk dirilis.
Andreas Fertig, anggota Komite Standardisasi C++ yang mewakili suara Jerman, menulis dalam blog pribadinya bahwa ia sulit sependapat dengan pandangan tersebut. "Sebuah paper baru dengan argumen lama bukan merupakan informasi baru bagi saya," tulisnya.
Sejarah Contracts di C++ panjang dan berliku. Fitur ini sempat masuk ke C++20 dalam bentuk berbeda pada pertemuan Cologne 2019, lalu dicabut kembali di pertemuan yang sama. Setelah itu, study group dibentuk khusus untuk menggarap topik ini dari 2020 hingga sekitar 2024, sebelum akhirnya diserahkan ke Evolution Working Group (EWG). Proses panjang itu berakhir dengan dimasukkannya Contracts ke C++26—yang kini justru menjadi titik runtuhnya ratifikasi.