Async Rust Masih dalam Tahap MVP Menurut Tweede Golf

Judul asli: Async Rust never left the MVP state

Mengapa Ini Penting

Mengekspos keterbatasan fundamental async Rust yang menghambat adopsi di embedded systems

Engineer Tweede Golf mengkritik async Rust yang masih dalam tahap MVP, menyebabkan bloat pada binary terutama di microcontroller. Mereka mengajukan Project Goal untuk memperbaiki masalah di compiler.

Dion dari Tweede Golf mengungkapkan bahwa async Rust belum meninggalkan tahap MVP dan menyebabkan bloat signifikan pada binary. Masalah ini sangat terasa pada microcontroller dimana setiap byte memori sangat berharga. Meski async Rust memungkinkan kode executor-agnostic yang berjalan di server besar hingga microcontroller kecil, implementasinya jauh dari zero-cost abstraction yang dijanjikan. Engineer tersebut telah mengajukan Project Goal untuk mengatasi masalah di level compiler, bukan sekedar workaround. Analisis menunjukkan fungsi bar() menghasilkan 360 baris MIR dibanding versi non-async yang hanya 23 baris. State machine yang dihasilkan memiliki multiple states termasuk Unresumed, Returned, Panicked, dan Suspend points.

Sumber

tweedegolf.nl — Baca artikel asli →