Hanya 4 ride Uber yang dipesan via AI agent
Judul asli: Almost no one uses AI agents to book their Uber, company says
Mengapa Ini Penting
Data nyata dari perusahaan publik menunjukkan adopsi AI agent masih jauh dari klaim industri.
Uber ungkap hanya 4 ride dipesan AI agent saat pekan Halloween, dari total 320 juta trip dan order. Uber Eats mencatat 500 order dari AI agent di periode yang sama.
Dalam earnings call kuartal ketiga Uber pada Rabu (4/11), CFO Balaji Krishnamurthy mengungkapkan fakta yang mengganjal narasi besar soal AI agent: dari 320 juta trip dan order di pekan Halloween — salah satu pekan tersibuk Uber — hanya 4 ride yang dipesan melalui AI agent. Uber Eats sedikit lebih baik dengan 500 order dari AI agent, namun tetap terhitung nol besar dibanding total volume.
CEO Dara Khosrowshahi menyebut angka ini sebagai "very, very early and very limited traction." Ia menambahkan bahwa rata-rata waktu pemesanan ride di aplikasi Uber hanya 50 detik, sementara re-order makanan favorit cukup 90 detik — pertanyaannya, AI agent menghemat waktu siapa?
Kondisi serupa terjadi di DoorDash, yang pekan lalu melaporkan hanya menerima beberapa ratus order dari AI agent sejauh ini. Di sisi lain, hype tetap membara: startup Instinct baru saja meraih valuasi $10 miliar, Meta's Muse menembus 10 juta pengguna dan memuncaki App Store AS, sementara OpenAI, Anthropic, Google, dan SpaceXAI (Grok) semuanya menawarkan AI agent masing-masing. Khosrowshahi tetap optimis dan menyebut sekitar 8 asisten AI besar kini aktif berbicara dengan Uber soal integrasi.