Pusat Data AI Dapat Jalur Khusus Pemerintah ke Jaringan Listrik
Judul asli: AI data centers just got a government-mandated fast lane to the grid
Mengapa Ini Penting
Keputusan FERC mengatasi hambatan kritis dalam konektivitas data center AI dan mendukung daya saing AS dalam industri AI global.
Komisi Energi Federal Amerika (FERC) memerintahkan operator jaringan listrik pada Kamis untuk mempercepat permintaan interkoneksi dari pusat data dan pengguna listrik besar lainnya. Enam operator jaringan utama harus memastikan pusat data dapat terhubung ke sistem transmisi dengan cara yang tepat waktu dan teratur.
Pada 18 Juni 2026, Federal Energy Regulatory Commission (FERC) mengeluarkan perintah kepada enam operator jaringan listrik utama untuk mempercepat proses interkoneksi pusat data AI dan pengguna listrik besar. Para komisioner menyetujui perintah tersebut secara unanim. Pusat data akan menanggung biaya interkoneksi mereka sendiri.
FERC juga membuka peluang bagi startup teknologi jaringan dengan mengarahkan operator untuk mempertimbangkan "teknologi transmisi alternatif" seperti transformator solid-state atau saluran transmisi superkonduktor. Operator jaringan memiliki 30 hari untuk melaporkan kapasitas pembangkitan yang tersedia dan 60 hari untuk "mempertahankan atau merevisi" tarif listrik di wilayah mereka.
Kemarin, administrasi Trump mengumumkan pembayaran USD 765 juta kepada pengembang angin Invenergy untuk membatalkan sewa lepas pantai angin di California, Maine, dan New York. Perusahaan berencana menggunakan dana tersebut untuk membangun pembangkit tenaga gas alam di Midwest dan proyek panas bumi di Barat. Salah satu proyek angin Invenergy akan menghasilkan hingga 2,4 gigawatt daya.
Permintaan jaringan listrik untuk pusat data meningkat tajam. Pada akhir 2023, permintaan koneksi melebihi total kapasitas armada pembangkit tenaga yang ada. Permintaan listrik dari pusat data diproyeksikan meningkat hampir tiga kali lipat hingga 2035. Akibatnya, tarif listrik grosir naik hingga 267% dibanding lima tahun lalu.