Base Power Tawarkan Listrik Lebih Murah ke Jaringan Listrik yang Butuh

Judul asli: a16z-backed Base Power is offering cheaper electricity to the power grid that needs it most

Mengapa Ini Penting

Entry Base ke PJM menunjukkan solusi teknologi baru mengatasi krisis pasokan listrik yang diperburuk lonjakan data center.

Base Power yang didukung a16z mulai menjual sistem baterai rumah besar ke penduduk Illinois sejak 25 Juni 2026. Startup ini menawarkan tarif 25% lebih murah dari utilitas ComEd dan beroperasi di wilayah PJM Interconnection yang mengalami kekurangan pasokan listrik akibat lonjakan permintaan dari data center.

Base Power, startup penyimpanan energi yang didukung Andreessen Horowitz, memulai penjualan sistem baterai rumah masif kepada warga Illinois pada 25 Juni 2026. Langkah ini menandai pertama kalinya startup memasuki wilayah operasional PJM Interconnection, operator jaringan listrik terbesar di Amerika Serikat berdasarkan wilayah geografis.

PJM menghadapi tantangan serius dengan lonjakan permintaan listrik dari data center baru. Harga listrik grosir di PJM hampir dua kali lipat dalam setahun terakhir. Tekanan ini sangat besar sehingga AEP, salah satu utilitas terbesar di wilayah tersebut, mengancam meninggalkan pasar.

Base Power, yang diluncurkan dua tahun lalu di Texas, membangun virtual power plant yang berpusat pada baterai residensial. Baterai Base dimulai dari 25 kilowatt-jam, lebih besar dari banyak pesaing. Alih-alih menjual baterai, startup menuntut pelanggan membeli listrik darinya. Di Illinois, tarifnya 25% lebih rendah dari ComEd.

Startup saat ini mengoperasikan lebih dari 500 megawatt-jam penyimpanan baterai di Texas, mengisi daya saat harga listrik murah dan mengirimnya saat jaringan membutuhkannya. Pendekatan Base menghindari antrian interkoneksi yang panjang di PJM dengan menerapkan kapasitas di balik meteran rumah residensial di mana interkoneksi sudah ada.

Base Power mengumpulkan $1 miliar dalam putaran pendanaan yang dipimpin Addition pada Oktober 2025, diikuti putaran $200 juta yang dipimpin Andreessen Horowitz pada April 2025.

Sumber

techcrunch.com — Baca artikel asli →